Preprint / Version 1

Aturan Penggunaan Skincare Dan Kosmetik Di Pesantren Putri

Authors

  • Ansyaa Mowu

Keywords:

pesantren putri, skincare, kosmetik, peraturan pesantren

Abstract

Persoalan di kalangan santri dan pengurus pesantren putri mungkin akan bertambah  dan timbul karena penggunaan skincare dan kosmetik di kalangan santri jika tidak diatur atau dibatasi, di mana santri putri yang kedapatan membawa kosmetik atau skincare yang telah dilarang sebelumnya oleh pengurus atau pengasuh akan dimusnahkan di hadapannya. Pelarangan ini sepertinya didasari oleh kekhawatiran pengasuh atau pengurus pondok tentang kompetisi kecantikan tidak sehat yang bisa saja terjadi jauh dari kompetisi harapan yang pesantren inginkan yakni berdasar keilmuan. Selain itu rivalitas dan tendensi yang lahir dari bermahal - mahal lewat kosmetik dan skincare yang dibeli juga merupakan hal yang mengancam ketertiban serta kedisiplinan pesantren. mengingat di dalam pesantren terdapat lapisan masyarakat dengan tingkat ekonomi yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dasar peraturan pelarangan penggunaan skincare dan kosmetik di kalangan santri dibuat serta mengelompokkan jenis atau merk skincare serta kosmetik yang dilarang. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan persoalan ini yaitu dengan meringkas data - data terakurat terkait dengan bagaimana pengalaman dan pandangan para alumni sesuai dengan pengalamannya dahulu, kala menjadi santri di pondok. Dengan data lantas dapat membantu pengurus dan pengasuh untuk menentukan sikap dan menentukan kebijakan terhadap peserta didiknya. Sehingga  dampak negatif yang tidak diinginkan seperti rivalitas, dan kompetisi yang tidak sehat dapat diatasi serta diantisipasi dengan baik. 

Downloads

Additional Files

Posted

2024-09-11