Preprint / Version 1

Kebutuhan Terhadap Kebijakan Bertemunya Santri Putri Dengan Santri Putra  Di Pesantren

Authors

  • Ansyaa Mowu

Keywords:

peraturan pesantren, bertemu, lawan jenis, santri putri

Abstract

Kebijakan bertemu lawan jenis, antara santri putra dan putri di pesantren melahirkan banyak pandangan. Pihak yang menyetujui memiliki beberapa pertimbangan, termasuk di dalamnya bagian dari pendidikan pencerdasan gender. Tidak kalah dengan mereka, yang tidak menyetujui mengingat dampak negatif yang mereka bayangkan atas fenomena yang tampak di hadapan mereka atau mungkin dari pengalaman hidup mereka. Di pesantren, interaksi antara santri putra dan putri terkadang tidak dapat dihindari karena dipandang sebagai bagian dari pendidikan gender. Selain itu, keterbatasan lahan, biaya, dan sumber daya membuat fasilitas ruang belajar belum memungkinkan untuk sepenuhnya memisahkan mereka. Kondisi pesantren yang memiliki atau tidak memiliki kelonggaran untuk bertemu dengan lawan jenis telah memaksa pesantren tersebut untuk mendapatkan sebuah tantangan yang cukup sulit. Bagi yang longgar akan dihadapkan dengan kemungkinan tingginya pelanggaran hubungan terlarang antara santri putra dan putri yang dapat mengganggu belajar dan masa depan santri hingga terputusnya akses pendidikan untuk kedua pelaku karena terkena sanksi dikeluarkan dari lembaga pendidikannya  dan bagi yang tidak longgar akan dihadapkan dengan kemungkinan terjadinya penyimpangan orientasi seksual dalam diri santri putri dan putra. Menimbulkan konsekuensi yang tidak berbeda dari hubungan terlarang dengan lawan jenis hingga berdampak secara psikologis permanen bagi pelaku dan korbannya. Ada hal yang harus kita cari benang merahnya, melalui penelitian pada alumni pesantren putri diharapkan dapat diketahui apa saja masukan mereka demi kebaikan selanjutnya.

Downloads

Additional Files

Posted

2024-09-12

Categories