Preprint / Version 1

Intensitas Kehadiran Perkuliahan, Ke-pasca-sarjanaan, Pandangan dan Hambatan Belajar di Kampus Universitas Al-Azhar, Kairo

Authors

  • Ansyaa Mowu

Keywords:

kehadiran kelas, pasca sarjana, hambatan, Al-Azhar

Abstract

Proses belajar memiliki konsekuensi dan sarat akan keseriusan hingga hambatan yang mungkin dirasakan oleh pelajar. Jika seorang pelajar di sini sedang menempuh strata satu ke atas orang acap kali menyebut mereka dengan mahasiswa. Para mahasiswa untuk selanjutnya memiliki syarat minimum berupa terdaftarnya yang bersangkutan dalam program sarjana atau pascasarjana pada lembaga pendidikan tinggi. Setelahnya mereka tentu akan menanggung kewajiban sebagaimana peraturan perguruan tinggi tempat dirinya tertaut dan dituntut untuk menunaikan serentetan kewajiban belajar yang pada intinya didorong untuk lolos standar penilaian yang telah ditetapkan perguruan tinggi tersebut setiap semester pada program yang diikuti. Kegagalan mahasiswa terhadap pemenuhan standar keilmuanĀ  yang telah ditetapkan pada semester tertentu oleh perguruan tinggi yang mungkin diukur dengan ujian ataupun metode lainnya yang dianggap sah dapat berakibat pada dicabutnya status kemahasiswaannya di perguruan tinggi terkait. Dalam prakteknya, usaha beberapa perguruan tinggi untuk memastikan mahasiswa mereka lolos pada standar yang berlaku telah membuat mereka harus memutuskan dan menerapkan sistem pengajaran dan pembelajaran tertentu. Yang mungkin mengharuskan mahasiswanya masuk kelas kuliah ataupun tidak mewajibkannya. Menjadi mahasiswa Indonesia di perguruan tinggi Al Azhar Kairo sudah jelas memiliki aturan dan kebiasaan yang berbeda dari perguruan tinggi lainnya. Dalam penelitian tercatat gambaran intensitas kehadiran mereka selama mengikuti program kuliah, berikut posisi mereka terhadap program pascasarjana dan juga hambatan selama menjadi mahasiswa Al-Azhar Kairo.

Author Biography

Ansyaa Mowu

Alumni Universitas Al-Azhar, Kairo

Direktur AnsyaaOrg

Additional Files

Posted

2024-10-23